Selasa, 17 Maret 2009

Jurnalisme Program Infotainment : Berita atau Hiburan Semata?

Babarsari - Pada hari Selasa,10/03, bertempat di Kampus II UPN Veteran Yogyakarta, diselenggarakan Talkshow Jurnalistik bertemakan "Jurnalisme Infotainment, berita ataukah hiburan semata?". Talkshow ini diisi oleh pembicara yakni merupakan praktisi yang berkaitan dibidangnya, yaitu Prof. S. Djarsa Ph. D selaku Ketua KPI Pusat, Raldy Doy selaku Corporate Communication TV One, dan Erika Andriarini selaku ex Produser Pelaksana Silet yang sekarang bekerja di Ada Gosip SCTV.

Talkshow yang berdurasi kurang lebih selama 3 jam dari pukul 10.00-13.00 WIB itu membahas mengenai dampak pemberitaan ifnotainment dimana-mana. Topik ini yang diketahui ternyata merupakan topik pilihan mahasiswa Komunikasi UPN Veteran Yogyakarta, bersumber sebagai akibat dari menjamurnya berbagai tayangan gosip di televisi. Talkshow yang diadakan sebagai rangkaian acara dari Communication Freak UPN Veteran Yogyakarta ini cukup diminati peserta yang sebagian adalah mahasiswa UPN sendiri.

Bapak Sasa memiliki pendapat bahwa apabila dikaitkan dengan kaidah-kaidah "jurnalisme", infotainment termasuk dalam kategori "yellow journalism". Lebih tepatnya , beliau menegaskan bahwa infotainment berada ditengah-tengah, bahkan cenderung "low taste", tidak ada unsur yang dapat mencerdaskan pemirsa yang menyaksikannya. Sedangkan Erika sendiri, sebagai orang yang telah terjun langsung ke lapangan berpendapat bahwa infotainment bukan sekedar hiburan, namun di dalamnya juga terdapat informasi yang sebetuknya dapat mencerdaskan pemirsa juga, tentunya apabila pengemasan dan konten acaranya sesuai dengan kaidah-kaidah jurnalisme. Disamping itu, ibu muda ini mencetuskan bahwa segala tantangan dan perjuanagna dari proses peliputan hingga pengeksposan berita, infotainment tidak bisa dianggap remeh begitu saja. Dari sudut pandang Raldy Doy sendiri, proses produksi suatu acara juga dapat mempoengaruhi kualitas acara tersebut.

Acara Talkshow ini cukup menimbulkan berbagai silang pendapat, ditambah bermunculannya pertanyaan-pertanyaan dari beberapa mahasiswa sebagai wujud atensi. Namun dengan kehadiran narasumber-narasumber yang memang merupakan ahli dibidangnya, serta moderator yakni dosen Ilmu Komunikasi sendiri, membuat acara ini dapat ditutup dengan kesimpulan yang tentunya bisa diterima oleh setiap pihak.


Magdalena W Siahaan
(153070335)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar